telah nyata!
bahwa memang aku yang berbeda, aku yang tak sama dengan yang lain, aku yang menderu dala pencarian ku yang juga terlalu amat jauh di atas yang lain!]
mengapa?
mengapa aku malah kesepian dan menghampakan jiwaku sendiri?
mengapa!!
mengapa hsrat rasa tak pernah mengalir dalam pembuluh darah dan syaraf2 tubuhku????
aku tetap bertanya, dan akan terus bertanya!
Review of Baker, Why a “New Testament”?
-
*Note:** A few months ago, Levi Baker, whom I’ve not yet met, emailed me to
ask if I’d be willing to do a review of his new book for the blog.
Especiall...
1 week ago


No comments:
Post a Comment