Thursday, September 24, 2009

menjelang tengah malam..

-satu tulisan singkat menjelang tengah malam-

huruf ibrani tak terlihat sebagai huruf,
perdebatan NPP-OPP tak terlihat sebagai sebuah perdebatan,
sejarah dogma tak jua menyejarah,
dogmatika dosa dan keselamatan tak mensistemasikan dogmanya,
penafsiran pun tak digapai objektifitasnya,.
filsafat pun bergeming tak memberi jawab,
dan psikologi kebingungan dalam diam..

kawan,
itulah kondisiku kini..
kau tahu kenapa?

karena ia, yang disebut eros...

Wednesday, September 23, 2009

antara Yudaisme abad pertama dan penyembahan kontemporer

kemaren aku ikut sebagai tim choir dalam acara KKR 3 camp nasional yang diadakan kampusku. heran, baru pertama kali ini aku mau ikut-ikutan dandan. tau gak kayak apa? disemprotin cat ijo dirambut, terus pake gliter2an segala, bajunya pake dasi ngejreng2. yang cewek, walah lebih parah! dandan abis, pake segala sesuatu yang aku tak tahu apa itu namanya. pokoknya mereka di make up! dibikin biar tambah cantik, rambutnya dibikin ini-itu biar tambah keren.

tetapi, sekali lagi, feeling sebagai seorang 'kiri' dan 'radikal' membuat aku bertanya, buat apa sih, kita dandan kaya ginian? mereka sih, jawab dengan enteng sekali, ya biar keliatan keren donk, biar kita bisa jadi berkat buat anak-anak muda. biar nanti pas ibadah, pujian dan penyembahannya jadi lebih semangat karena keberadaan tim choir yang ada di depan (tim choir ini tugasnya menari dan menyanyi gitu..).

tetapi memangkah itu esensinya???

sekali lagi, feelingku dan rasionalitasku mulai bekerja, aku pun duduk diam sebelum tampil malam itu, memikirkan yang aku yakin orang-orang itu tak memikirkannya...
satu pertanyaan mendasar yang selalu aku dengungkan jika aku tak menyetujui tentang sesuatu, "apakah Tuhan menginginkan ini semua??"

aku selalu bilang, kampusku ini terlalu amat sangat glamour, sangat mapan, dan kini komunitas ini sedang melalui tahap dekandensi yang tak mereka sadari. memang, perpustakaan kami sangat amat hebat, sumber2 primer ada di sini semua. namun, sikap mahasiswanya? membaca buku yang indonesia saja mereka sangat terbatas, apalagi mau (Sedikitnya mau, kalau mampu itu mah nanti) berusaha untuk melahap buku2 bahasa inggris yang merupakan sumber pengetahuan itu..
kampus ini terlalu glamour, dan lihat saja kehidupan mahasiswanya. hape mereka, baju mereka, kehidupan mereka. ah, aku sungguh tak pernah merasa nyaman dengan itu semua! karena bukankah Yesus yang ada dalam Sejarah sangat anti terhadap itu semua? YEsus sang Revolusioner yang menentang penindasan romawi,. dan memperingatkan kepada manusia untuk saling mengasihi????

kembali ke malam itu, akhirnya aku juga jadi memikirkan, bagaimana ya penyembahan dala era Yudaisme abad pertama? apa mereka waktu itu juga glamour seperti era masa kini? yang sangat 'hura-hura' sekali???
akh, aku jadi sangat ingin menyeledikinya, siapa tahu bisa menjawab pergumulan ini...

lalu komunitas ini bagaimana? tak apalah, aku memutuskan, tak perlulah aku terlalu menghakimi mereka dengan berpandangan terlalu ekstrim. toh, aku sudah sangat menyadari, bahwa pascamodernitas-lah yang membuat komunitas ini jadi seperti ini, filosofi yang tak disadari memukuli mereka jauuuh dari apa yang mereka pikirkan, memang dampaknya secara praktis, bukan secara teoretikal, tapi bukankah justru yang tak disadari itu sungguh amat berbahaya..

ah, sudahlah, kawan...
mari kita belajar merendahkan diri, dan menafsirkan segala sesuatu dari berbagai perspektf yang berbeda... siapa tahu jawaban atau permaknaan terhadapnya jauh lebih terang...

Tuesday, September 22, 2009

mencoba menulis kembali...

semester tiga sedang aku lalui di seminari ini, dan banyak hal yang sudah mampu digapai, banyak pemikiran yang sudah didialogiskan..
kini, mulai berusaha untuk menuliskannya....

Tuesday, December 16, 2008

long time no post!!!

wah,..
enam bulan gak dibukak!!!!

dengan segala keacnuran hidupku saat ini, saatnya untuk menulis lagi, mencurahkan isi hati dan pemikiran jiwa!!!

hanya,,..
kata pertama yang harus aku katakan adalah........

FRUSTRASI????!!!!


aku harus menghadapinya!
tantangan kegagalan di masa depan...

Friday, August 8, 2008

berbeda!!

telah nyata!
bahwa memang aku yang berbeda, aku yang tak sama dengan yang lain, aku yang menderu dala pencarian ku yang juga terlalu amat jauh di atas yang lain!]

mengapa?
mengapa aku malah kesepian dan menghampakan jiwaku sendiri?

mengapa!!
mengapa hsrat rasa tak pernah mengalir dalam pembuluh darah dan syaraf2 tubuhku????


aku tetap bertanya, dan akan terus bertanya!

Friday, August 1, 2008

rasa?

apakah rasa?
apakah cinta?
apakah hasrat?
bila mereka muncul kapan saja, sebagai bentuk pembalasan dendam bagi masa lalu yang kesepian dan tanpa hasrat, tanpa cinta, tanpa rasa?

ketika, mereka muncul dan tak mampu bertahan,
karena tak mampu bermetamorfosa menjadi kondisi bahagia bagi jiwa...

apaka yang harus aku lakukan??


aku ingin duduk, diam lagi..
merenungi kedalaman diri..

Monday, July 28, 2008

pencarian..

adakah aku masih mencari?
adakah aku masih terus berlari?
untuk menggapai apa yang sebenarnya ak pun tak pernah begitu mengerti apa yang aku inginkan?
ketika kehidupan tak berarti bagi kehidupan yang lain, ketika kehidupan hanya satu egoisme tanpa henti. yang mengorientasikan diri kepada yang semu semata. ketika hidup hanyalah satu perjalanan tanpa mencoba mengartikannya kepada kehdupan itu sendiri, ketika segala sesuatu hanyalah rutinitas dan tradisi, yang merupakan satu hal yang dipakai untuk membuat waktu seolah berlalu dan melarikan diri dari alam kehidupan.

adakah aku masih ingin kehidupan?
adakah aku masih menginginkan ujung dunia?
padahal aku haya perlu diam, tak perlu berlari, hanya berkontemplasi dan melihat kedalaman diri, dan mengikuti keberadaan serta eksistensi alamiah, mencoba menjadi fatalistik dan tak perlu tomantik..




aku belum tahu, mungkin masih butuh waktu lama untuk tahu..

namun aku akan mencoba untuk mencari tahu,
dimanakah dan bagaimanakah kehidupanku layak disebut kehidupan oleh Sang Kehidupan???

Friday, July 25, 2008

hidup adalah pilihan

antara kita memilih;
kanan dan kiri,
maju dan mundur,


berubah dan tetap diam..


memang, aku hanya diam, duduk termenung menatap nasa depan bersama ambisi, angkara, dan keinginan,,,

tapi aku tetap memilih.


bertahan dan menatap ke angkasa..
berharap kepadaNya...

Tuesday, July 22, 2008

perubahan...

jiwaku menari menatap mentari..
hasratku bergejolak terbakar kompleksitalisme..
tubuhku menderita..

di tengah perubahan,
demi menatap masa depan dan angan-angan...
demi mimpi dan penyatuan kepada Kebenaran...
demi menggapai transendentalisme dan keabadian...
demi ujung dari ujung dunia..

perubahan,,..

satu kunci menatap masa depan,
menginggalkan masa lalu,
menghancurkan kefanaan..

demi yang satu..

i will changing!!!

Thursday, July 10, 2008

fakta terbaru kehidupan..

tak dinyana orang2 yang paling religius pun ternyata memanglah manusia biasa.mereka bukanlah Tuhan, bukanlah Manusia Sempurna ala F.Nietzsche...

di tempat ini aku temukan fakta bahwa bahkan orang2 yang paling religius, rohani, dan menurut mereka mereka sudah mencapai kepenhan hidup dan kebebasabbya, ternyata tetaplah manusia fana yang naif, munafik bahkan menyebalkan..

di awal, mereka seolah menaruh respek dan mengatasnamakan kasih, namun setelah dalam proses, manusia-manusia yang mulia dan dipanggil oleh Allah sebagai HambaNya ini toh ternyata tetap saling sikut , berusaha menonjolkan diri, tanpa adanya penguasaan diri yang mereka agungkan sebagai perlengkapan senjata rohani itu. Mereka menendang kawan yang lemah, menyikut pesaing yang tidak siap, melengserkan yang tak mampu bertahan, meeka seolah tak peduli drngan hakikat hidup mereka, meskipun aku tahu bahwa mereka sendiri tak menyadari bahwa itu trelah terjadi dan bahkan akan terus menjadi-jadi..

untunglah, aku bukanlah orang yang berhaluan kanan, pikiranku selalu menentang hegemoni, kemapanan pola pikir, berusaha menerobos pengekangan, menghancurkan belenggu2 menuju kebebasan...

karena itu aku akan membuat mereka terpana di akhir nanti, membuat mereka sadar apa yang telah mereka lakukan, membuat mereka merasa tolol karena mencoba menyingkirkan kaum2 marginal.
akan kubuat mereka bertekuk lutut dihadapanNya, dan memohon ampun atas kenaifan dan kesombongan mereka, tentu saja dengan cara-Nya...


bukannya aku naif dan malah aku yang menjadi sombing, kawan, tapi dimanapun kita berada di dunia ini, tak ada orang yang benar2 mencapai kesempurnaan sebelum dunia ini berakhir dan dihancurkan oleh Sang Pencipta...